Kantor Imigrasi Pontianak Undang 18 Perusahaan Pengguna Tenaga Kerja Asing

By Kanim Pontianak 03 Jul 2018, 21:14:10 WIBBerita Pontianak

Kantor Imigrasi Pontianak Undang 18 Perusahaan Pengguna Tenaga Kerja Asing

Kantor Imigrasi  Kelas I Pontianak menggelar  acara sosialisasi  terhadap  Peraturan  Presiden  Republik Indonesia nomor 20 Tahun 2018 Tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing. Kegiatan dilangsungkan  di Aula Hotel Maestro,  Jalan Sultan Syarif  Abdurrahman  Pontianak,  Selasa (3/7/2018).

Menurut Plt Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak,  Ganda Samosir latar belakang terbitnya  Perpres ini didasari oleh daya saing  Indonesia  yang berada ditingkat 72 dari 190 negara.  Indonesia lebih rendah dari negara tetangga seperti  Singapura peringkat 2, Malaysia peringkat 24, Thailand  peringkat 26. Bahkan Indonesia masih kalah dengan ngara Brunai yang  berada di peringkat 56 serta Vietnam yang tertenggar di posisi 68.

"Tentunya untuk meningkatkan daya saing ini perlu adanya  regulasi dan penyederhanaan berokrasi,  menyederhanakan prosedur,  mempermudah pelayanan  melalui sistem  online dan memastikan  serta memfasilitasi  kepastian usaha," ucap Ganda Samosir,  Selasa (3/7/2018).

Sebanyak  18 perusahaan maupun yayasan yang  menggunakan  Tenaga Kerja Asing (TKA)  diwilayah  kerja Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak  meliputi,  Kota Pontianak,  Kubu Raya,  Mempawah  dan Landak turut  diundang  dalam acara sosialisasi ini. 

"Sekarang diwilayah hukum imigrasi ada 18 perusahaan  yang  menggunakan  tenaga kerja asing.   Dari 18 hanya 17 yang datang sedangkan satu perusahaan tidak datang," sebutnya. 

Jumlah TKA pemegang, Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas ) berjumlah 202 orang, Izin Tinggal Kunjungan (ITK) 285 orang dan Izin Tinggal Tetap (ITAP) ada 18 orang jadi seluruh tenaga kerja asing yang  berada dibawah pengawasan Imigrasi Kelas I Pontianak  berjumlah,  505 orang  tersebar di 18 perusahaan maupun disekolah dan yayasan. 

Ganda berharap  pihak prusahaan  yang menggunakan  tenaga kerja asing dapat mengetahui peraturan yang  ada. 

"PP Nomor 20 tahun 2018 ini sudah diberlakukan  sejak bulan Juni dan ini untuk mempermudah serta penyederhanaan  administrasi birokrasi bagi TKA yang  mau bekerja di Indonesia," tambahnya  menjelaskan.

 

Masalah TKA menurutnya bukan hanya pada imigrasi, tapi ada instansi  lainnya yang memiliki  kepentingan  sama seperti  ketenagakerjaan , sehingga dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan  rapat koordinasi  membahas  masalah Perpres Nomor20 tahun 2018, hal tersebut untukmu  mengetahui tentang persiapan  mereka.  Sedangkan untuk imigrasi telah siap. 

"Apapun aturan yang telah diga

Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook