Kegiatan Rapat TIMPORA (Tim Pengawasan Orang Asing) Di Hotel Golden Tulip Pontianak Mei 2018

By Kanim Pontianak 28 Jun 2018, 18:25:39 WIB

Kegiatan Rapat TIMPORA (Tim Pengawasan Orang Asing) Di Hotel Golden Tulip Pontianak Mei 2018

Pontianak-(Imigrasi Kelas I Pontianak), 14 Mei 2018. Dilaksanakan Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (PORA) Gabungan antara Wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu raya di Hotel Golden Tulip Pontianak, kegiatan tersebut di selenggarakan langsung oleh Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak dan Diikuti oleh peserta undangan terdiri dari 31 undangan Timpora Kota Pontianak dan 36 undangan Timpora Kab.Kubu raya.

Kegiatan dibuka dan diresmikan oleh Kepala kantor wilayah Kemenkumham Kalimantan barat Bpk.Rochadi Imam santoso, dihadiri juga Kepala divisi Keimigrasian Bpk.Ahmad Hasaf dan Plt Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak Bpk.Ganda Samosir. Berdasarkan Informasi dari Rosniarti,SH selaku Kasubsi Pengawasan Keimigrasian Kanim Kelas I Pontianak Kegiatan Rapat TimPORA ini di fokuskan pada tingkat kecamatan dan koramil baik wilayah kota pontianak dan kab kuburaya.

Dalam Kegiatan tersebut bertidak sebagai narasumber adalah Bapak Ahmad Hasaf dan Moderator adalah Bapak Ganda Samosir.

Timpora

Dalam memperkuat pengawasan terhadap Tenaga Kerja Asing (TKA) Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak melalaui Tim Pengawasan Orang Asing (Tim-Pora) melakukan rakor gabungan untuk Kota Pontianak dam Kabupaten Kubu Raya.

Plt Kepala Imigrasi Kelas I Pontianak, Ganda Samosir mengungkapkan memang pada tahun ini sampai bulan Mei pihaknya belum menemukan pelanggaran terhadap TKA di wilayah kerja Imigrasi Kelas I Pontianak yang meliputi, Kota Pontianak, Kubu Raya, Mempawah dan Landak.

Meski tak ditemukan pelanggaran pada tahun ini, pihaknya melalui Tim-Pora tetap waspada terhadap TKA yang menyalahkan izin mereka.

"2018 ini memang belum ada kita temukan pelanggaran dari TKA, tapi 2017 lalu kasus PT Conch di Kabupaten Mempawah ada 35 orang WNA dan dua orang pro justitia kita amankan," ucap Plt Kepala Imigrasi Kelas I Pontianak, Ganda Samosir setelah acara Rakor Tim-Pora Kota Pontianak dam Kubu Raya di Hotel Golden Tulip Pontianak, Senin (14/5/2018).Ganda menegaskan selama 2018 ini pihaknya rutin melakukan pengawasan terhadap para TKA di wilayah kerja mereka.

Setelah dilakukan rakor dengan Kota Pontianak dan Kubu Raya, mengenai data jumlah TKA yang masuk, menurut Ganda sering ada perbedaan antara Imigrasi dengan Disnaker.

"Imigrasi bekerja berdasarkan sistem, dimana semua terdata dalam Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM). Kami tidak mungkin memberikan data secara manual. Apa yang kami keluarkan dari sistem maka itu yang diberikan," katanya saat diwawancarai.

Perbedaan data disebabkan berbagai hal, mulai dari adanya TKA yang sudah kembali ke negara asalnya namun tidak tercatat.

Dicontohkannya izin tinggalnya satu tahun, kemudian tidak betah dalam tiga sampai empat bulan TKA tersebut sudah memutuskan u

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook