Ubah Image Kantor Imigrasi, Kepala Divisi Keimigrasian Kemenkumham Sebut Pentingnya Peran Wartawan

By Kanim Pontianak 28 Jun 2018, 20:39:37 WIBBerita Pontianak

Ubah Image Kantor Imigrasi, Kepala Divisi Keimigrasian Kemenkumham Sebut Pentingnya Peran Wartawan

Merasa pentingnya peran serta media dalam pengawasan layanan publik serta meningkatkan kemampuan para pengelola informasi khususnya dibagian kehumasan Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak menggelar acara, rapat dalam kantor terkait komunikasi kehumasan di era digital.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh UPT Imigrasi yang ada di Kalbar, seperti Imigrasi Pitussibau, Sanggau, Sambas, Ketapang, Rudenim Kubu Raya dan lainnya.

 

Kepala Divisi Keimigrasian Kemenkumham Kalimantan Barat, Ahmad Hasaf mengungkapkan komunikasi kehumasan di era ksekarang ini menginginkan adanya keterbukaan dan kecepatan informasi yang harus di sampaikan pada masyarakat baik melalui media masa maupun media sosial.

Hasaf menegaskan perlunya keterbukaan informasi dari Imigrasi ini terkait kepercayaan dari masyarakat terhadap pelayanan yang ada di tubuh Imigrasi itu sendiri.

 

Ia jelaskan selama ini image dari sebuah kantor Imigrasi yang tertanam dalam benak masyarakat adalah sebuah kantor yang menakutkan dan mempersulit setiap pelayanan yang ada. Maka untuk merubah image itu perlu adanha kerja keras dan tunjukan pelayanan yang humanis dan keterbukaan informasi bagi masyarakat.

"Selama ini Kantor Imigrasi yang ada dibenak masyarakat kita adalah begitu menakutkan, terutama dalam urusan pembuatan paspor. Tahun lalu saya datang ke sini, malah imagenya imigrasi tukang peras, ini harus diubah,” Kara Ahmad Hasaf dalam acara Rapat Dalam Kantor, Strategi Komunikasi Kehumasan di Era Digital di Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak, Jumat (11/5) malam.

Satu di antara cara yang harus dilakukan setiap Kantor Imigras meurutnya dengan merangkul para wartawan. Namun untuk melakukan hal itu ada mainset yang perlu dirubah dijajaran imigrasi karena selama. Ini mainsetnya kurang senang apabila didatangi wartawan yang ingin memperoleh informasi atau melakukan konfirmasi.

RDK Kanim klas I Pontianak

 

"Padahal dalam posisi sebenarnya wartawan itu memainkan peran sebagai pengawas dalam pelayanan publik. Namanya pelayanan publik, kenapa mesti takut-takut,” ucapnya.

Sepanjang informasi yang ada berkaitan dengan kegiatan kemasyarakatan, baik itu data dan sebagainya, informasi yang ada perlu disampaikan.

“Kita mulai dari Pontianak, tinggal kita dorong ke semua kantor nantinya mengenai keterbukaan informasi ini dan mengubah cara pandang masyarakat. Paling tidak bagaimana teman-teman bermain di medsos dalam membentuk brand awareness kepada masyarakat, apa itu Imigrasi dan itu tidak boleh dilakukan per individu, tapi harus dilakukan organisasi,” jelasnya.

Image yang saat ini telah melekat pada imigrasi di benak masyarakat tidak terbentuk begitu saja. Demikian hal

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook